Minggu, 28 Januari 2018

Kisah Sebab Akibat 57


Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Maitri Karuna Bodhisattva Avalokitesvara

Vihara Cha Hua di Cangzhou, terdapat seorang Bhiksuni, menjelang peringatan HUT Bodhisattva Avalokitesvara, dia mempersiapkan beragam persembahan lalu diletakkan di atas altar. Usai itu dia merasa agak letih, lalu istirahat sejenak.

Samar-samar dia melihat Bodhisattva Avalokitesvara muncul dalam mimpinya, lalu berkata padanya : “Kamu tidak memberi persembahan padaKu, Saya juga takkan kelaparan. Sebaliknya kamu memberi persembahan padaKu, Saya juga takkan karena ini lalu bertambah kenyang. Di luar gerbang vihara ada 4-5 orang pengungsi, mereka tidak mendapat makanan, mereka akan mati kelaparan. Kamu hendaknya membawa semua persembahan ini untuk diberikan kepada mereka. Dapat menyelamatkan nyawa mereka, jasa kebajikan ini sepuluh kali lipat lebih besar daripada memberi persembahan kepadaKu!”    

Bhiksuni ini terkejut dan terbangun, dia membuka gerbang vihara, ternyata benar ada 4-5 orang pengungsi yang kelaparan, dia segera mengambil makanan persembahan dan membaginya kepada para pengungsi.

Sejak itu setiap tahun usai peringatan HUT Bodhisattva Avalokitesvara, dia akan membagikan makanan persembahan kepada para pengemis, Bhiksuni ini berkata : “Semua ini adalah Maitri Karuna Bodhisattva Avalokitesvara!”     


紀曉嵐寫的因果故事
大士慈悲


   滄州插花廟尼,姓董氏。遇大士誕辰,治供具將畢,忽覺微倦,倚幾暫憩。恍惚夢大士語之曰:「爾不獻供,我亦不忍饑;爾即獻供,我亦不加飽。寺門外有流民 四五輩,乞食不得,困餓將殆。爾輟供具以飯之,功德勝供我十倍也。」霍然驚醒。啟門出視,果不謬。自是每年供具獻畢,皆以施丐者。曰:「此菩薩意也。」
  【譯文】
  滄州的插花廟,有一位姓董的尼師。適值觀世音菩薩的聖誕,她便治備供品,敬獻佛前。當她擺設完供品之後,忽然感到有些疲倦,便靠著供案暫歇片 刻。恍惚之間,夢見菩薩對她說:「你不給我上供,我也餓不著。你給我上供,我也不會因此而加飽。寺門外有四五個難民,他們乞不到食物,快要餓死了。希望你 把這些供品拿去給他們吃。能救活他們的命,比給我上供的功德要大上十倍呀!」這位尼師忽然驚醒,她打開寺門一看,果然有四五個飢餓的人,遂將供品佈施給這 此難民以充飢。
  從此她每年上供之後,都把這些供品施捨給乞丐們吃,她說:「這是菩薩的意思啊!」


Kisah Sebab Akibat 56


Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Begini Penghasilannya Begini Pula Pengeluarannya

Di kantor pengadilan Kabupaten Xian terdapat seorang pegawai bermarga Wang, yang mengandalkan pena-nya untuk menyelesaikan perkara hukum seseorang, memanfaatkan kesempatan untuk memeras harta kekayaan orang lain. Tetapi setiap kali dia berhasil mendapat sejumlah uang haram, maka di sisi lainnya uang itu akan melayang untuk biaya tak terduga.

Di dekat kantor pengadilan ini terdapat Kelenteng Cheng Huang, di dalam kelenteng ini ada seorang pembina diri yang masih berusia belia, suatu malam dia melewati koridor aula utama, mendengar percakapan dua petugas alam baka yang sedang meneliti buku kebajikan dan kejahatan yang diperbuat manusia.

Salah satunya berkata : “Tahun ini si bedebah itu meraup keuntungan banyak! Harus pikirkan cara supaya dia merugi!

Setelah diam sejenak, lawan bicaranya berkata : “Cuma butuh seorang Cui Yun saja, sudah cukup membuatnya sengsara, tidak perlu capek-capek memikirkan banyak cara!”      

Di Kelenteng Cheng Huang ini sering terdengar ada makhluk halus, pembina diri belia itu sudah terbiasa, juga tidak merasa takut lagi. Tetapi siapakah Cui Yun yang dikatakan oleh dua petugas tersebut? Lantas siapa pula yang akan dibuat menderita kerugian?

Tidak lama kemudian, di tempat hiburan Kabupaten Xian kedatangan wanita penghibur baru yang bernama Cui Yun. Pegawai Wang langsung dibuat tergila-gila oleh kecantikan Cui Yun. Sekitar 80-90 persen harta kekayaannya sudah dihamburkannya untuk Cui Yun.

Selain itu dia menderita penyakit, sekujur tubuhnya dipenuhi bisul ganas, sibuk berobat ke sana sini, sampai ketika penyakitnya hampir sembuh, seluruh tabungannya sudah habis tak bersisa.

Ada orang yang menduga, dari seluruh hasil kekayaan haramnya, yang dapat dia nikmati cuma segelintir saja. Akhirnya dia berubah jadi gila dan mati, bahkan uang untuk membeli sebuah peti mati saja tidak ada.  


紀曉嵐寫的因果故事
悖入悖出
  【譯文】
  獻縣衙門裡有個王某,是個刀筆吏,專靠耍筆桿子幫人訴訟,乘機敲詐勒索他人的財物。但他每得到一筆不義之財後,必然被另一起意外事故消耗掉。
  這衙門附近的城隍廟裡有個道童,一天夜晚,他路過大殿的走廊下,聽見有兩個官吏在殿堂裡拿著簿子在對 帳。其中一位說:「那傢伙今年搜刮的錢財可真不少!得想個辦法讓他損耗損耗!」正在沉思間,另一位說:「只要一個翠雲,就夠他受了,沒必要再費其它的周折 啦!」這城隍廟裡經常鬧鬼,道童已經司空見慣,也不害怕。但不知那二吏所說的翠雲到底是什麼人?也不知是要給誰損耗?
  不久,獻縣城內的妓院中新來一位名叫翠雲的妓女。那王某立即就被這翠雲的美色迷住了。在她身上,花去了 所積蓄的不義之財有八九成。還被染上一身惡瘡,他延醫用藥,百般調治,等到他的病差不多治好了,他所有的積蓄也全花光了。有人統計他平生所得的不義之財, 可以用於指頭算得出的,大約就有三四萬兩文銀。後來他得了瘋病暴死,竟連買口棺材的錢都沒有。

Kisah Sebab Akibat 55


Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Kereta Kuda Penolong

Guo Shi-zhou dari Luoyang mengisahkan : Di kabupaten tetangga terdapat sepasang ibu mertua, mereka menerima uang sejumlah 200 tael, lalu menjual menantu perempuannya yang sudah menjanda kepada hartawan untuk dijadikan selir.  

Tiba hari penjemputan, mereka memaksa menantunya mengenakan baju pengantin, kemudian mendorongnya masuk ke dalam kereta kuda, si menantu memberontak berusaha melawan, namun sudah keburu ada orang yang menggunakan kain merah mengikat kedua tangannya, mak comblang segera mendorong wanita malang itu ke dalam kereta.

Masyarakat yang melihat peristiwa ini tiada yang tidak menghela nafas panjang, merasa sungguh tidak adil. Namun sayangnya si janda itu tidak memiliki keluarga lagi sehingga tidak ada yang bisa menghentikan kejahatan sindikat itu.

Ketika kereta kuda akan berjalan, si janda yang berada di dalam kereta mengeluarkan satu jeritan yang menyayat hati. Tiba-tiba angin bertiup kencang, muncul badai ganas. Sekitar 3 atau 4 ekor kuda yang menarik kereta jadi terkejut dan panik, sehingga tak terkendalikan.

Kereta kuda berlari tak terkendali melewati rumah hartawan, menuju ke arah kota, sepanjang jalan tanpa hambatan sama sekali. Akhirnya sampai di depan gerbang pengadilan, barulah kereta kuda itu berhenti, 4 ekor kuda itu berdiri tak bergeming, janda itu turun dari kereta sambil menangis berteriak minta keadilan, barulah kemudian kejahatan sindikat itu jadi terbongkar dan digagalkan.


紀曉嵐寫的因果故事
義馬助婦
  洛陽郭石洲言:其鄰縣有翁姑受富室二百金,鬻寡 媳為妾者。至期,強被以綵衣,掖之登車。婦不肯行,則以紅巾反接其手,媒媼擁之坐車上。觀者多太息不平。然婦母族無一人,不能先發也:僕夫振轡之頃,婦舉 聲一號,旋風暴作,二馬皆驚逸不可止,不趨其家而趨縣城。飛渡泥淖,如履康莊,雖仄徑危橋,亦不傾覆。至縣衙,乃屹然立。其事遂敗。用知庶女呼天,雷電下 擊,非典籍之虛詞。
  【譯文】
  洛陽人郭石洲說,他的鄰縣有一對翁姑,他們接受了富人的二百兩銀子,竟把守寡的兒媳婦賣給人家去做小老婆。
  到了迎娶那天,強迫兒媳婦穿上綵衣,拉拉扯扯地把她推上車,那媳婦還是哭叫掙扎著不肯走,就有人用紅布巾把她的手反綁於身後,媒人老婆子一擁而上,把她推上車。見到這個場面的人無不歎息,憤憤不平。可惜她的娘家已經沒人,也就無法阻止這種罪惡的勾當。
  當馬車伕挽起韁繩,即將揚鞭催馬,那媳婦在車中悲痛地一聲長號。突然,狂風暴起,三匹駕車的馬一時皆 驚,再也不受控制。馬車背離通向富人家的道珞,一直朝縣城的方向奔去,一路上狂奔急馳,飛渡泥潭如走康莊大道,即使過危橋走險路也一樣暢通無阻。到了縣衙 門,那馬車嘎然而止,三匹馬安然地站立不動,那媳婦哭叫喊冤,這樁不法的勾當才告敗露。
  由此可知,《淮南子》上記載「平民之女呼天喊冤,雷電下擊景公台」的故事,並不是典籍中的虛構之詞。