Selasa, 02 Januari 2018

Kisah Sebab Akibat 03


Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Hidangan Lezat Pengurang Usia
Adik perempuan kelima dari ibundaku menikah ke dalam Keluarga Wang di Kabupaten Wen’an. Bibi Wang mengisahkan : Sebelum dia menikah, suatu hari dia duduk di tingkat atas perahu layar menikmati pemandangan di kejauhan.

Dari kejauhan dia melihat sebuah perahu berlabuh di tepi sungai, ada seorang wanita paruh baya yang berasal dari keluarga pejabat, menangis tersedu-sedu di dekat jendela perahu, penumpang perahu yang penasaran ingin mengetahui apa yang terjadi, berjubel-jubel menyerupai tembok.

Bibi Wang menyuruh pembantunya keluar dari pintu belakang untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi sebenarnya. Tidak lama kemudian pembantunya kembali dan memberitahu Bibi, wanita paruh baya yang menangis di atas perahu itu adalah istri pejabat. Tadi dia sedang tidur siang di atas perahu itu, bermimpi melihat mendiang anak perempuannya, diikat oleh orang lalu disembelih, suara jeritannya sungguh menyayat hati, sekejab kemudian dia terkejut dan bangun.

Setelah bangun dari mimpinya, suara jeritan putrinya yang menyayat hati masih terngiang di telinganya, sepertinya berasal dari perahu tetangga. Nyonya pejabat ini mengutus pelayannya pergi memeriksa, di sana dia menemukan pejagal baru saja selesai menyembelih seekor anak babi, piring penampung darah masih tergeletak di sana, darah masih belum berhenti mengalir.

Di dalam mimpinya, nyonya pejabat melihat mendiang putrinya, sepasang kakinya diikat, lalu sepasang tangannya dibalut dengan kantong merah. Merasa penasaran, dia menyuruh pelayannya pergi melihat se-kali lagi, ternyata benar seperti yang dilihatnya di dalam mimpi. Mendengar penuturan pelayannya, nyonya pejabat merasa begitu pilu dan hatinya begitu tersayat-sayat, lalu menawarkan harga dua kali lipat untuk membeli anak babi yang baru disembelih, kemudian menguburnya.

Menurut penuturan beberapa pelayan pejabat yang sibuk berdiskusi di sana : Putri pejabat ini baru usia 16 tahun sudah mati. Semasa hidupnya dia merupakan anak yang lembut dan patuh, hanya saja sangat suka makan daging ayam, bahkan sehari makan tiga kali harus ada hidangan daging ayam, kalau se-kali saja tidak ada hidangan ini, maka dia tidak mau makan. Setiap tahun untuk menyiapkan hidangan favoritnya, jumlah ayam yang disembelih paling sedikit ada tujuh atau delapan ratus ekor. Ini mungkin adalah akibat dari karma pembunuhan yang dia lakukan terlampau berat!         


紀曉嵐寫的因果故事
美味促壽
  文安王氏姨母,先太夫人第五妹也。言未嫁時,坐度帆樓中,遙見河畔一船,有宦家中年婦,伏窗而哭,觀者 如堵。乳媼啟後戶往視,言是某知府夫人,晝寢船中,夢其亡女為人執縛宰割,呼號慘切。悸而寤,聲猶在耳,似出鄰船。遣婢尋視,則方屠一豚子,瀉血於盎,未 竟也。夢中見女縛足以繩,縛手以紅帶。復視其前足,信然。益悲愴欲絕。乃倍價贖而瘞之。
  其僮僕私言,此女十六而歿。存日極柔婉,惟嗜食雞,每飯必具,或不具,則不舉箸,每歲恆割雞七八百。蓋殺業去。
  【譯文】
  文安縣王氏家的姨母,是先母張太夫人的第五個妹妹。這位姨母說:她沒有出嫁之前,有一天坐在渡帆樓上觀 賞遠景。遠遠地看到河邊停著一條船,有一位官宦人家的中年婦女,伏在船窗上痛哭,圍觀者密密麻麻,像是一堵牆。王氏姨母打發一位奶媽從後門出去探個究竟。 奶媽回來向王氏姨母稟告說,那船上哭泣的中年婦女是某知府的夫人。她剛才在船中睡午覺,夢見她死去的女兒被人捆綁去屠宰,呼號之聲淒慘悲切,一下子把她驚 醒。夢醒之後,悲慼之聲猶在耳際,似乎是來自鄰船。這位知府夫人派一個丫環去查看,發現那裡剛剛宰完一頭小豬,瀉血盆還放在那裡,血還沒有流盡呢。這位知 府夫人在夢中看見死去的女兒被用麻繩捆住腳,用紅帶子捆住手。命小丫環再去看個究竟,果然如知府夫人夢中所見。知府夫人聽了悲痛欲絕,便花了雙倍的價錢把 那頭被宰的小豬買過來埋掉了。
  據那位知府的僕人們私下裡議論說:這位小姐十六歲便夭折了。她生前極柔和溫順,只是特別愛吃雞肉,幾乎是每餐必備,一頓沒有雞,便不動筷子。每年為她佐餐而被宰殺的雞至少有七八百隻。這大概是她殺業過重的果報吧!

Senin, 01 Januari 2018

Kisah Sebab Akibat 02




Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Lansia Lolos dari Petaka

Rumahku mulanya adalah sebuah manor (tanah bangsawan yang di atasnya dibangun villa dan taman) yang terletak di atas tebing sungai di selatan Cangzhou (kota prefektur di Hebei), kini sudah dijual kepada orang lain.

Di atas manor tersebut berdiri lima unit bangunan villa, yang dapat memandang di kejauhan, juga dapat menerawang ke bawah Sungai Wei, melihat perahu yang berlayar. Setiap musim panas tiba, Nenekku, Nyonya tua Zhang, akan datang menginap di sini, untuk menghindari kedinginan. Kami sebagai anak cucu saling bergantian menjaga, merawat dan menemaninya.

Suatu hari saya membuka daun jendela dan memandang ke arah selatan, saya melihat ada rombongan yang terdiri dari pria dan wanita yang berjumlah 10 orang, sedang berada di atas sebuah perahu. Perahu itu telah melepas tali tambatnya dari dermaga dan mulai berlayar.

Tiba-tiba, salah seorang penumpang meninju seorang lansia dengan sekuat tenaga, sehingga lansia itu jatuh ke perairan dangkal dekat dermaga. Pakaian dan sepatu lansia itu basah semuanya. Dia berjuang untuk duduk, dengan penuh amarah memaki-maki dan menunjuk ke arah penumpang yang berada di atas perahu. Saat itu perahu telah berlayar jauh dari dermaga.

Saat itu kebetulan hujan lebat baru saja reda, air permukaan Sungai Wei mendadak naik, muncul ombak tinggi dan suara amukan. Pada saat inilah perahu pengangkut pangan hanyut terbawa arus sungai, ibarat anak panah yang dilepas dari busurnya, perahu naas ini menuju ke arah perahu penumpang tersebut, saat itu juga perahu malang ini ditabrak sampai hancur berkeping-keping, 10 orang penumpang perahu seluruhnya jatuh ke dalam sungai, tiada satupun yang lolos dari musibah tersebut. Satu-satunya hanya lansia yang ketinggalan di dermaga tadi yang selamat. Saat itu barulah amarahnya beralih jadi gembira, mulutnya tiada henti-hentinya melafal Amituofo.

Ada orang yang bertanya pada lansia itu, ke mana dia hendak menuju? Lansia itu berkata : “Kemarin saya mendengar salah seorang adik sepupuku menerima uang sejumlah 20 tael dari orang lain, lalu hendak menjual pengantin cilik (anak perempuan yang sejak kecil diadopsi untuk kelak dijadikan menantu) keluarganya, kepada orang lain untuk dijadikan selir, kabarnya hari ini mau teken kontrak, saya tidak tega melihatnya, sehingga buru-buru menggadaikan beberapa hektar ladang kepada orang lain, memperoleh uang sejumlah 20 tael, untuk menebus kembali anak perempuan itu, namun di luar dugaan.........ai, ai!”

Orang-orang yang mendengar ucapan lansia, tiada yang tidak melontarkan pujian, mereka berkata : “Satu pukulan tinju ini sungguh merupakan anugerah dari Malaikat yang mewakili gadis kecil itu”. Akhirnya mereka buru-buru memanggil perahu lainnya, untuk mengantar lansia ini menyeberangi sungai.

Waktu itu saya baru genap berusia 10 tahun. Hanya mendengar kata orang bahwa lansia ini adalah orang dari Perkampungan Keluarga Zhao, sayangnya waktu itu lupa menanyakan nama lengkapnya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1733.

Nenek saya sendiri, yakni Nyonya tua Zhang berkata : Di Cangzhou ada seorang pria yang memaksa adik ipar perempuannya yang menjanda, untuk menikah lagi dengan orang lain, bahkan juga menjual dua kemenakan-nya ke rumah bordil. Warga dusun yang melihat hal ini menyimpan kekesalan di hati.

Suatu hari pria ini menggunakan uang haramnya pergi membeli kacang hijau dan memuatnya di atas sebuah perahu, perahu ini penuh dengan kacang hijau. Dia bermaksud menjual kacang hijau ini ke Tianjin.

Menjelang malam, perahunya ditambat ke tepi sungai, dia duduk di sisi perahu sambil mencuci kaki. Tiba-tiba sebuah perahu pengangkut garam yang berada di sisi barat, tali tambatnya putus, perahu ini hilang kendali, menabrak ke arah perahu pria ini, pria yang sedang mencuci kaki ini merasakan lututnya seperti dipotong pisau, sepasang tulang kakinya remuk, dia menjerit kesakitan selama berhari-hari barulah menghembuskan nafas terakhir.

Kakek luarku bernama Zhang Xue-feng, salah seorang pelayan rumahnya setelah mendengar kejadian ini, dengan tergesa-gesa memberi laporan pada majikannya, sambil berkata : “Korban bertemu dengan musibah yang begitu mengenaskan, sungguh merupakan kejadian tak masuk akal!”

Namun Tuan Zhang dengan nada tenang berkata : “Sesungguhnya kejadian ini tidaklah aneh. Menurut pandanganku, bila dia tidak mendapat akhir begini, barulah merupakan peristiwa besar yang aneh!”    

Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 1724-1725.



紀曉嵐寫的因果故事
義叟免難
余有莊在滄州南,曰上河涯,今鬻之矣。舊有水明樓五楹,下瞰衛河。帆檣來往欄楯下,與外祖雪峰張公家度帆樓,皆游眺佳處。先祖母太夫人,夏月每居是納涼,諸孫更番隨侍焉。

一日,余推窗南望,見男婦數十人,登一渡船,纜已解,一人忽奮拳擊一叟,落近岸淺水中,衣履皆濡。方坐 起憤詈,船已鼓棹去。時衛河暴漲,洪波直瀉,洶湧有聲。一糧艘張雙帆順流來,急如激箭,觸渡船碎如柿,數十人並沒。惟此叟存,乃轉怒為喜,合掌誦佛號。問 其何適,曰:「昨聞有族弟得二十金,鬻童養媳為人妾,以今日成券。急質田得金如其數,繼之往贖耳。」眾同聲曰:「此一擊神所使也。」促換渡船送之過。時余 方十歲,但聞為趙家莊人,惜未問其名姓。此雍正癸醜事。

又先太夫人言,滄州人有逼嫁其弟婦,而鬻兩侄女於青樓者,裡人皆不平。一日,腰金販綠豆,泛巨舟詣天 津。晚泊河干,坐船舷濯足。忽西岸一鹽舟纖索中斷,橫掃而過,兩舷相切,自膝以下,筋骨糜碎如割截,號呼數日乃死。先外祖一僕聞之,急奔告曰:「某甲得如 是慘禍,真大怪事。」先外祖徐曰:「此事不怪。若竟不如此,反是怪事。」此雍正甲辰、乙巳間事。

  【譯文】
我家原有一莊園座落在滄州以南的上河崖,如今已經賣給別人了。那莊園裡,舊有「水明樓」五間,憑樓而 望,可以俯瞰衛河,看舟帆點點來往於護欄下。這「水明樓」和外祖父張雪峰家的「度帆樓」一樣,都是登高遠眺的好去處。先祖母張太夫人,每到夏季便來這莊上 居住,藉以避暑乘涼。我們幾位後輩子孫,便輪番來侍候、陪伴著她老人家。

有一天,我在「水明樓」上推窗南望,只見有男女數十人絡繹登上一條渡船,船已經解開纜繩,行將啟程了。突然,船上一人奮力揮拳,將一位老者擊落在岸邊的淺水中。老者的衣鞋全濕了。他掙扎著坐起來,憤怒地指著船上人破口大罵。這時候,船已經鼓棹離岸了。

當時正當大雨之後,衛河水突然暴漲,洪波直瀉,洶湧有聲。就在這時候,有一艘運糧船張滿雙帆順流而下,恰似離弦之箭,直向那渡船撞去。渡船當下被撞個粉碎,船上數十人全部落水,無一人倖免於難。只有那沒有上船的老者倖存性命。這時候,他才轉怒為喜,不住口地合掌念佛。

有人便問老者要到哪兒去?老者說:「我昨天聽說我的一位族弟得了人家二十兩銀子,就要把自家的童養媳賣給別人去做小老婆,據說今天就要立下字據,我於心不忍,趕緊把我的幾畝薄田押給別人,弄到二十兩銀子,好把那女孩子贖回來,真沒想到……唉,唉!」

眾人聽了,無不交口稱讚,都說:「這一拳準是神明頤使那小子打的。」於是眾人急忙張羅其他渡船,將老者送過河去。

當時,我剛滿十歲。只聽人講這位老者是趙家莊人,可惜那時沒有問清他的姓名。這是雍正癸丑(1733)年的事。

又先祖母張太夫人說:滄州有個人,他逼迫寡居的弟媳改嫁,並把兩個侄女賣進妓院,鄉親們對此都憤憤不 平。忽一日,此人懷揣不義之財,買下滿滿一船綠豆,直下天津去販賣。傍晚,船泊於河邊,他坐在船舷邊洗腳。忽然,西岸邊一艘運鹽船纜繩中斷,那鹽船突然橫 掃而過,兩船船舷相切,此人自膝蓋以下如被刀削,雙腿骨肉粉碎,他悲慘地呼叫了幾天後才死去。

先外祖父張雪峰家有個僕人聽了這件事後,忙來向主人報告,並且說:「某甲遭到如此慘禍,真是件大怪事!」雪峰公卻慢條斯理地說:「這事並不怪。依我看,他若是不落得這個下場,那才是大怪事呢!」

  這該是雍正甲辰到乙巳(1724—1725)年間發生的事。



Kisah Sebab Akibat 01



Kisah Hukum Sebab Akibat Karya Ji Xiaolan
Petikan Kata Pengantar dari Master Yin Guang

Hukum Sebab Akibat merupakan Upaya Kausalya yang digunakan oleh para insan suci dan bijak untuk mewujudkan perdamaian dunia dan menyelamatkan para makhluk. Oleh karena bila tidak menggalakkan Hukum Sebab Akibat, maka tak berdaya memotivasi insan baik dan menghukum orang jahat.  

Sejak masa Dinasti Qing (1644-1911), diantara kaum intelektual, Tuan Jiang Shen-xiu dianggap berada di urutan pertama, kemudian disusul oleh Jiwen Dagong (Ji Xiaolan), barulah disusul oleh Tuan Yuan Zi-cai.   

Jiang Shen-xiu tidak pernah mendalami Ajaran Buddha, namun terhadap Ajaran Buddha dia tidak melakukan penolakan, bahkan dia meyakini Hukum Karma. Maka itu terhadap kasus balasan atas melindungi kehidupan dan karma pembunuhan, dia melakukan pencatatan secara terperinci, untuk memotivasi orang banyak, supaya membangkitkan niat baik, menghindari pembunuhan.

Yuan Zi-cai awalnya menolak Ajaran Buddha, namun ketika memasuki usia paruh baya, dia jadi yakin pada Buddha Dharma. Tetapi sayangnya dia suka menyombongkan dirinya, pemalas, tidak sudi belajar pada praktisi senior, meskipun memiliki pengalaman mukjizat dari Buddha Dharma, juga ada catatannya, namun teori yang dikemukannya tidak sepenuhnya akurat.

Jiwen Dagong (Ji Xiaolan) sejak usia kecil hingga tua, meyakini Hukum Karma, setiap kali menemukan kasus sebab akibat, segera dicatatnya secara jelas dan terperinci. Namun dikarenakan dia belum mendalami Buddha Dharma, kadang kala dia ingin mengemukakan teori secara mendalam, malah bertentangan dengan kebenaran. Ini bertepatan dengan apa yang dikatakan di dalam sutra sebagai “Kaum Intelek” atau “Terlahir sebagai manusia yang tidak memiliki kebijaksanaan” (salah satu dari delapan kondisi yang tidak menguntungkan untuk belajar Buddha Dharma).

Tuan Jiang, Ji, Yuan merupakan tiga sosok terpelajar, namun apabila tidak mengetahui bahwa Buddha Dharma merupakan Dharma hati sendiri, maka belum dapat terfokus mendalaminya dan membuktikannya sendiri, bukankah ini sungguh disayangkan!     

Andaikata mereka mau meluangkan sedikit waktu untuk mempelajari Buddha Dharma, bagaimana mungkin tidak membangkitkan Maha Bodhicitta, mengerahkan segenap kemampuan untuk menyebarluaskan Buddha Dharma, bersama praktisi lainnya keluar dari derita samsara, mencapai pencerahan.  

Sebab Akibat, ibarat tubuh dan bayangan, suara dan gema, sejak dulu hingga sekarang tidak pernah tampak tubuh yang tidak mempunyai bayangan, ada suara tapi tidak bergaung.

Serupa dengan Tuan Zhou An-shi yang berkata : “Jika setiap insan dapat memahami Sebab Akibat, maka dunia ini akan diliputi perdamaian; sebaliknya bila setiap orang tidak tahu Sebab Akibat, maka dunia ini akan diliputi kekacauan”.







  紀文達公筆記摘要流通序

因果者,世出世間聖人,平治天下,度脫眾生之大權也。以若不提倡因果,則善無以勸,惡無以懲。唯大賢方能守分遵道,其他則孰不願任心肆意,以取快於一生乎?以既無前因後果,則一死永滅,堯桀同歸於盡,又何必無繩自縛,拘拘然循禮守分,以致諸凡皆不自在乎?儒教經史中,因果事理,不勝其多。惜後儒不深體察,徒見佛經詳說因果,遂欲與佛宗旨各別,反指佛說為妄,而不知其悖聖道而滅天理,喪治本而啟亂機,疑誤後人,埋沒道體,皆由此言以基之也,可不哀哉!

有清以來,博學多聞者,江慎修先生為第一,次則紀文達公,又其次則袁氏子才。江乃窮理盡性之隱君子,雖未研究佛學,其於佛法亦不辟駁,而且深信因果報應,故於護生殺生各報,悉記錄之,以期啟善念而息殺機,可以知其居心矣。袁子才初則闢佛,及中年以後,閱歷日深,遂於佛法生真信心。但以狂妄自大,懶惰懈怠,不肯親近高人,息心研究,雖於佛法感應事跡,悉皆記錄,其所論說,難悉恰當。紀文達公自幼至老,篤信因果,凡所見聞因果事跡,悉為記錄,敘述詳明,文筆順暢。由其絕未研究佛法,每欲暢談深理,或致有乖實義。佛言,世智辯聰,難以入道。以江、紀、袁三公之博達,尚不知佛法即自己心法,專精研究而親證之,豈不大可惜哉!使彼稍分餘暇,略為研究,能不發大菩提心,專精緻力,宏揚大法,以期自他同出苦輪,同成覺道,又何至唯以記錄因果事跡,僅為世人開一向善之路而已。然只此記錄,殊有大益。以故陳荻洲居士,於《閱微草堂筆記》,摘錄百篇,擬排印以普遍流通,以為世之不知因果者,作一殷鑒。夫因果者,猶形聲與影響耳,未有有形而無影,有聲而無響者。故書曰:「惠迪吉,從逆凶,惟影響。」彼高談闊論,謂因果為虛幻者,何異執母決不能生子,子決非母所生乎?世有此人,人必目為癡顛,獨怪儒者讀聖賢書,不以聖賢言論為準,不以古今事實為準,而以己之偏執謬見為準。一人倡之,眾人和之,盲引眾盲,相牽入火。故致世道人心,日趨日下,以至廢經廢孝廢倫,殺父殺母免恥。而猶囂囂自得,謂為吾務歸還大道,不效彼從前迂腐輩,處處拘執束縛,令人一生不能隨意所行,各得自在也。今而後吾輩同享自由之幸福,意之所至,皆可為之,世何幸而得吾輩之改革,人何幸而為吾輩之儕侶乎。若此邪說,皆彼排斥因果者所釀成。使因果之理,家喻戶曉,父母以是教子女,師長以是訓生徒,誰肯滅理亂倫,現醜態於明鏡之前乎?唯其世之大儒嘗駁斥之,小儒即深知其非,亦只可人云亦云,以避眾口譏刺。學宮既如是,家庭更莫由談及,竟至一班新學派,完全棄人倫,滅天理,欲與禽獸,了無所異。此其禍不歸之破斥因果者,則將誰歸乎?善哉!周安士先生之言曰:人人知因果,大治之道也;人人不知因果,大亂之道也。吾嘗憫世之亂,無力挽救,因陳居士之請,遂略敘其利害之源本云爾。

民國十七年戊辰六月釋印光謹撰

  【譯文】
因果報應之說,是世出世間聖人,平治天下,度脫眾生的大權巧。因為如果不提倡因果,就無法得以勸勉善人,懲罰惡人。大概世間只有大賢才能自覺地恪守本分遵循道德,平常的人有誰不願任心肆意,以取快於一生呢?既無前因後果,無論好人惡人,則一死永滅,即便是仁德的唐堯、暴虐的夏桀,也一樣同歸於盡,又何必無繩自縛,小心翼翼地循禮守分,以致做什麼事都感到不自在呢?儒教經史中,有關因果報應的事理,不勝其多。可惜後世的儒者不願深加體察,但見佛經中詳說因果,遂欲與佛家的宗旨有所區別,反指責佛教所說的是虛妄。而不知他們這種觀念悖逆聖道,滅絕天理;不但喪失了治國安民的根本,而且更開啟了犯上作亂的先機,致使後人對禍福報應產生疑誤,埋沒進取向善的道心,都是由於他們這些言論所引起的,真是可憐!

清朝以來,博學多聞者,當推江慎修先生為第一,其次便是紀文達公,又其次則是袁子才先生。江先生是一位窮理盡性的隱逸高士,雖然他對佛學未加研究,但他對於佛法也不駁斥,而且深信因果報應。所以對於護生、殺生各種果報,都加以詳盡的記錄,以期啟人善念,消除殺機,即此可以知道他宅心仁厚。袁子才起初排斥佛教,及至中年以後,閱歷日深,居然對佛法生真信心。但由於他一向狂妄自大,懶惰懈怠,不肯親近高人,息心研究,雖於佛法感應事跡,都有所記錄,但他所論說的義理,卻未能完全恰當確切。紀文達公自幼至老,篤信因果,凡所見所聞因果事跡,悉為記錄,敘述詳明,文筆順暢。但由於他絕未研究佛法,每欲暢談深理,有時反而背離實義。這正如佛經所說的,世智辯聰,難以入道。以江、紀、袁這三位先生的博學豁達,尚且不知佛法即自己心法,都未能專精研究而親證之,這豈不是太可惜了嗎!假使他們能稍微抽些空閒的時間,對佛學略為研究,怎能不發大菩提心,專精緻力,宏揚大法,以期自他同出苦輪,同成覺道。又何至於唯以記錄因果事跡,僅為世人開一向善之路而已。然而,就以這些記錄來說,對於改善世道人心也有很大利益了。因此,陳荻洲居士從《閱微草堂筆記》一書中,摘錄百篇,擬排印以普遍流通,好讓世間那些不知因果的人,作一殷鑒。

因果,就像形聲與影響,從來沒有見過有形體而沒有影子,有聲音而沒有應響的。是以《尚書》上說:「人能順善而行則吉,倒行逆施則凶,就如影子總是跟從身形移動,山谷的聲響問題隨從音聲互應一樣。」那些高談闊論,認為因果是虛幻的人,豈不等於是認定母親決不能生子,子決不是母親所生的謬論嗎?假如世上有這種人,人們必定會把他看成是癡呆顛狂。唯獨令人不解的是那些儒者們,讀的是聖賢書,卻不以聖賢言論為準,不以古今事實為準,而竟然以自己的偏執謬見為準。一人首倡,眾人附和。真是一盲引眾盲,相牽入火坑。以致世道人心,一天不如一天,乃至於摒棄經教、孝道、倫理,甚而殺父、殺母,不識廉恥,而仍囂張自得。不僅如此,竟還大肆標榜為我等務要歸還大道,不效從前那些迂腐輩,處處拘執束縛,令人一生不能隨意所行,各得自在。自今而後,我等同享自由之幸福,任憑自己的意願,想怎麼樣就怎麼樣。世上何幸能有我們這些人提出全面改革之說?生而為人,何幸能與我們這些人結為朋黨?像這等邪說,都是由那些排斥因果的人所釀成。倘若能把因果的道理廣為宣揚,使家喻戶曉,父母以這些道理來教育子女,師長以這些道理來訓導學生,試問還有誰肯滅理亂倫,於明鏡之前自現醜態呢?只因世上有某些大儒曾駁斥因果,那些小儒即使明知道這種言論是錯誤的,亦只好人云亦云,以避眾口譏刺。既然學校裡那些教學的先生也抱這種態度,那麼家庭教育也就更無從談起了。竟而至於一班新學派,完全拋棄人倫,滅絕天理,直要與禽獸等同,了無差別。這種種禍源的產生,不歸咎於那些破斥因果的人,難道還要歸罪於誰呢?

正如周安士先生說得好:「人人知道因果,這是天下大治的規律;人人不知因果,這是天下大亂的必然現象。」我每每悲憫現下世道之亂,而又無力挽救,因陳居士之請,就把這其間利害的本源作一約略地敘述。

  民國十七午戊辰(1928)六月釋印光謹撰